Perang Dayak Dan Madura [2024]

Emosi memuncak. Dua hari setelah kematian Sandong, sekitar 300 warga Dayak mendatangi lokasi kejadian untuk mencari pelaku. Karena tidak menemukan target, mereka melampiaskan kemarahan dengan merusak sembilan rumah, dua mobil, lima motor, dan dua tempat karaoke—semuanya milik warga Madura. Insiden ini memicu gelombang pengungsian 1.335 orang Madura.

Pendatang suku Madura dinilai sukses menguasai berbagai sektor ekonomi lokal di Kalimantan Tengah. Mereka mendominasi pasar, industri perkayuan, transportasi, dan buruh perkebunan. Hal ini menciptakan kecemburuan sosial bagi masyarakat Dayak yang merasa terpinggirkan di tanah kelahiran sendiri. perang dayak dan madura